Film Lawas Dokumenter Kontroversial Paling Mengerikan: Tampilkan Kanibalisme, Sutradaranya Ditangkap
adalah film horor Italia yang dirilis pada tahun 1980. Film ini disutradarai oleh Ruggero Deodato.
difilmkan di Hutan Hujan Amazon dengan suku-suku asli nyata berinteraksi dengan aktor Amerika dan Italia.
merupakan film yang 'sukses' diblokir oleh BBFC (British Board of Film Classification).
Otomatis film tersebut tidak boleh tayang di Inggris.
Sang sutradara terkenal karena dapat membuat film horor yang sangat mengerikan.
Film ini menceritakan awak antropolog dari New York University yang menjelajah ke kedalaman hutan hujan Amazon untuk mencari kru film dokumenter yang hilang.
Kru film tersebut hilang saat pergi ke Amazon untuk memfilmkan kebiasaan suku kanibal.
Sisa-sisa kru film ditemukan bersama dengan beberapa gulungan film, dan antropolog melihat bahwa kru film dengan sengaja dibantai suku yang sedang difilmkan.
Penduduk suku asli pedalaman digambarkan sebagai monster yang tidak beradab.
Film ini menampilkan kekerasan yang sangat nyata dan itu tidak boleh dilihat oleh siapa pun dengan hati yang lemah.
Setelah pemutaran perdana film Italia, Ruggero Deodato segera ditangkap atas tuduhan pembunuhan.
Beberapa kritikus mengemukakan bahwa kematian yang digambarkan dalam film itu asli.
paling tidak ada 19 negara termasuk Italia melarang penayangan film ini. Tak cukup sampai di sana, ternyata banyak orang yang meyakini kalau film ini tak menggunakan special effect dan semua yang terlihat di layar adalah apa yang sebenarnya terjadi. Karena itu juga sang sutradara, harus diajukan ke meja hijau dengan tuduhan melakukan pembunuhan pada para aktor dalam film ini.
Semua aktor dari film muncul di pengadilan dan bersaksi tentang metode efek khusus yang digunakan untuk menciptakan kekerasan yang realistis.
Selama wawancara untuk acara televisi Italia, para aktor menyatakan bahwa mereka menikmati syuting film itu.
Deodato mereka nilai sebagai seorang sutradara yang sangat sopan dan profesional yang tidak memiliki kecenderungan membunuh apa pun..
Semua orang memang mengira kalau para aktor dalam film ini telah tewas saat syuting padahal sebenarnya director film ini memang mewajibkan sang aktor dan aktris menghilang setidaknya sampai satu tahun setelah film diedarkan.
Ruggero memang bebas dari tuduhan meski filmnya dilarang beredar di banyak negara. Ada yang menyebut sekitar 50 negara tak mengizinkan beredarnya film ini meski sebagian mengatakan hanya 19 negara yang tak bersedia jadi tuan rumah pemutaran film ini.
adalah film horor Italia yang dirilis pada tahun 1980. Film ini disutradarai oleh Ruggero Deodato.
difilmkan di Hutan Hujan Amazon dengan suku-suku asli nyata berinteraksi dengan aktor Amerika dan Italia.
merupakan film yang 'sukses' diblokir oleh BBFC (British Board of Film Classification).
Otomatis film tersebut tidak boleh tayang di Inggris.
Sang sutradara terkenal karena dapat membuat film horor yang sangat mengerikan.
Film ini menceritakan awak antropolog dari New York University yang menjelajah ke kedalaman hutan hujan Amazon untuk mencari kru film dokumenter yang hilang.
Kru film tersebut hilang saat pergi ke Amazon untuk memfilmkan kebiasaan suku kanibal.
Sisa-sisa kru film ditemukan bersama dengan beberapa gulungan film, dan antropolog melihat bahwa kru film dengan sengaja dibantai suku yang sedang difilmkan.
Penduduk suku asli pedalaman digambarkan sebagai monster yang tidak beradab.
Film ini menampilkan kekerasan yang sangat nyata dan itu tidak boleh dilihat oleh siapa pun dengan hati yang lemah.
Setelah pemutaran perdana film Italia, Ruggero Deodato segera ditangkap atas tuduhan pembunuhan.
Beberapa kritikus mengemukakan bahwa kematian yang digambarkan dalam film itu asli.
paling tidak ada 19 negara termasuk Italia melarang penayangan film ini. Tak cukup sampai di sana, ternyata banyak orang yang meyakini kalau film ini tak menggunakan special effect dan semua yang terlihat di layar adalah apa yang sebenarnya terjadi. Karena itu juga sang sutradara, harus diajukan ke meja hijau dengan tuduhan melakukan pembunuhan pada para aktor dalam film ini.
Semua aktor dari film muncul di pengadilan dan bersaksi tentang metode efek khusus yang digunakan untuk menciptakan kekerasan yang realistis.
Selama wawancara untuk acara televisi Italia, para aktor menyatakan bahwa mereka menikmati syuting film itu.
Deodato mereka nilai sebagai seorang sutradara yang sangat sopan dan profesional yang tidak memiliki kecenderungan membunuh apa pun..
Semua orang memang mengira kalau para aktor dalam film ini telah tewas saat syuting padahal sebenarnya director film ini memang mewajibkan sang aktor dan aktris menghilang setidaknya sampai satu tahun setelah film diedarkan.
Ruggero memang bebas dari tuduhan meski filmnya dilarang beredar di banyak negara. Ada yang menyebut sekitar 50 negara tak mengizinkan beredarnya film ini meski sebagian mengatakan hanya 19 negara yang tak bersedia jadi tuan rumah pemutaran film ini.
Labels:
INFO

0 Komentar untuk "Film Lawas Dokumenter Kontroversial Paling Mengerikan"